Laman

Rabu, 13 November 2013

Menganalisis PIN Blackberry

Berapa kapasitas PIN Blacberry?
PIN bb hanya terdiri dari 8 karakter, dapat memiliki digit 0-9 dan huruf. Namun, hurufnya cuma terbatas antara A-F. 0-9, A-F. Heksadesimal merupakan representasi angka basis 16. Kalau yang kita kenal sehari-hari adalah basis desimal (basis 10, digit dari 0-9), maka untuk Hex digit berjumlah 16 buah, mulai dari 0-9, kemudian dilanjutkan A (gantinya 10), B (gantinya 11), C (ganti 12), D (ganti 13), E (ganti 14), dan F (ganti 15). Jadi, 10 di Hex sama dengan 16 di Desimal. Kemudian 11-19, 1A, 1B, 1C, 1D, 1E, 1F, lalu 20 (20 hex = 32 desimal).
Jadi, kapasitas dari PIN BBM bergantung dari berapa kemungkinan variasi PIN BBM tersebut. Sekarang balik lagi ke struktur PIN, yaitu 8 digit heksadesimal. Maka variasi dari PIN berkisar antara:

00000000 ~ FFFFFFFF
satu digit memiliki 16 kemungkinan, yaitu 0-9, A-F
karena ada 8 digit, maka kemungkinannya adalah:
16 * 16 * 16 * 16 * 16 * 16 * 16 * 16 = 16^8 = 2^32 = 4.294.967.296

Jadi kurang lebih ada 4 milyar lebih pengguna BBM. Mungkin dari antara kita ada yang berpikir kalau variasi PIN tersebut tidak akan pernah habis terpakai.Mari kita lihat jumlah populasi dunia saat ini, 7 milyar orang. Anggaplah hanya 10% yang mampu membeli handphone, berarti 700 juta orang. Sementara itu, beberapa orang memiliki lebih dari 1 handphone, bahkan ada yang membeli handphone sampai 5 buah. Belum lagi orang yang suka gonta-ganti handphone. Dengan kondisi seperti itu, jumlah 4 milyar tersebut bisa saja terlampaui, selama Blackberry masih eksis di kancah pasar smartphone dunia dan perputaran manusia yang menggunakan BB masih tinggi. Apabila hal tersebut terjadi, BB harus siap-siap untuk menggunakan konsep PIN yang baru, dan tentu saja perlu menyesuaikan sistem yang baru dengan yang lama, seperti layaknya Internet Protocol saat ini.

Apa perbedaan angka depan PIN bb 2 dan 3?
BlackBerry itu mempunyai identitas IMEI dan PIN, beda dari ponsel biasa yang hanya mempunyai identitas IMEI saja. Khusus BlackBerry IMEI dan PIN itu seperti pasangan yang tidak mungkin dipisahkan. BlackBerry dengan koneksi GSM beridentitas IMEI dan PIN, untuk BlackBerry CDMA atau Dual Mode (CDMA/GSM) mempunyai identitas MEID HEX dan PIN.

PIN ini berbeda dengan PIN SIM Card, yang biasanya Anda harus memasukan PIN apabila baru menyalakan handphone Anda. PIN BlackBerry ini mempunyai fungsi sebagai identitas dari BlackBerry untuk PIN Message dan BlackBerry Messenger.
PIN BlackBerry mempunyai 8 digit yang terdiri dari angka dan huruf. Tidak menutup kemungkinan semua terdiri dari angka. Tetapi khusus BlackBerry GSM mempunyai PIN dengan kepala angka 2, dan khusus BlackBerry CDMA atau Dual Mode (CDMA/GSM)  mempunyai PIN dengan angka 3. Khusus pada tipe BlackBerry Storm 2 (9520) menggunakan PIN kepala 3 meskipun system jaringannya adalah GSM.

Pernahkah mendengar BlackBerry dengan kepala angka 4? Apabila iya, memang benar tetapi PIN dengan kepala angka 4 hanya digunakan untuk layanan BlackBerry Connect, yaitu seperti layanan BlackBerry Internet Service hanya digunakan di smartphone seperti Nokia Communicator, Sony Ericsson dan sejenisnya. Sepertinya layanan ini pun sudah tidak ada yang menggunakannya lagi. Tetapi PIN kepala angka 4 tersebut tidak akan pernah ada secara resmi di handheld BlackBerry-nya. Apabila ada, maka BlackBerry tersebut merupakan BlackBerry yang menggunakan PIN tembak atau clone.


Sumber : http://snlius.blogspot.com/2012/04/berapa-kapasitas-pin-blackberry.html, http://www.jeruknipis.com/read/2011/08/01/tips-mengenali-blackberry-dari-pin

Kelebihan dan Kekurangan Windows XP

Semua sistem operasi pada komputer tentunya terdapat kelebihan dan kekurangannya. Untuk itu dalam memilih sistem operasi yang baik kita perlu memperhatikan dan membandingkan kelebihan dan kekurangan sistem operasi yang hendak kita gunakan.
Kelebihan Windows XP :
  1. Windows XP lebih stabil dan cepat saat melekukan booting karena relative lebih hemat resource.
  2. Aplikasi yang support/ mendukung kinerja Windows XP sudah banyak dan bisa bekerja secara maksimal.
  3. Mudah untuk di pahami pengguna/ user karena dengan tools yang kompleks namun relatif ringan sehingga pengguna akan merasa nyaman dan bersahabat serta tidak merasa kebingunan untuk menggunakan windows XP.
  4. Windows XP mudah untuk mengenali perangkat hardware tambahan yang terkoneksi karena Plug and Play pada windows XP yang bekerja secara otomatis dan dukungan driver-driver-nya yang competible dengan hardware suppliers.
  5. Saat menjalankan beberapa aplikasi Windows XP lebih stabil dalam kecepatan kinerjanya, hal itu dikarenakan tidak ada file system untuk aplikasi bawaannya yang rakus resource dan memory saat dijalankan. Selain itu juga relatif cepat untuk men-decode file-file yang diolah secara berbarengan dengan aplikasi tambahan yang cukup besar untuk mengambil memory CPU.
  6. Grafic User Interface (GUI) yang familiar mudah dipahami dan di mengerti oleeh pengguna.
  7. Windows XP mempunyai Dukungan driver yang lebih banyak.
  8. Lebih mudah untuk menginstal aplikasi pada MS Windows dibandingkan pada Linux karena lebih banyak aplikasi yang berbasis MS Windows, banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk  Windows.

Kekurangan Windows XP:
  1. Windows XP mempunyai sistem keamanan yang kurang baik, sehingga tidak heran apabila banyak virus dan Hecker yang gampang sekali menyerang pengguna windows XP. Ketika melakukan browsing di Internet, Proteksi security Windows XP sangat rawan, karena Windows XP saat menginformasikan Virus Aktif baik itu yang sering menyusup seperti virus dan worm dengan melalui Security Centre tidak memberitahukan penyebabnya, tetapi hanya sekedar mendeteksi untuk dikonfirmasikan terhadap pengguna, sehingga pengguna harus menambah aplikasi utillity tambahan.
  2. Karena sistem security centre windows XP tidak secara otomatis mendeteksi input-output yang tidak dikenal (unknow). Sehingga Resiko kehilangan data sangat besar dibanding Windows Vista.
  3. Saat melakukan Akses Remote Administration sangat rawan dari virus dan penyusup karena dalam Remote Administration Windows XP, Network Securitiy-nya sangat lambat untuk membaca file-file crack yang bercampur dengan file system.
  4. Tidak terdapat Aero (Aplikasi bawaan untuk tambahan tampilan visual )  pada tampilan Visual Windows XP sehingga tidak memiliki tampilan 3D.
  5. Pada Windows XP  Terlalu banyak system-crash jika dibandingkan pada Windows Vista.
  6.  Windows XP tidak bisa menampilkan preview semua file system yang dibawanya.
  7.  Karena Firewall-nya terlalu lama untuk menginformasikan lewat security centre terhadap server. Mengakibatkan Sharing data di area jaringan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
  8. Ketika terdapat type jaringan dalam satu ruang dan waktu yang bersamaan seperti LAN dan WLAN, Windows XP tidak mempu mendeteksi suatu type jaringan untuk dipilih dan diaktifkan, 
  9. Windows XP harus senantiasa diinstal ulang ketika ingin merestore file-file sistem.




Keamanan Komputer

Pengertian tentang keamanan komputer ini beragam-ragam, sebagai contoh dapat kita lihat beberapa defenisi keamanan komputer menurut para ahlinya, antara lain :
Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa :
“Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab”.
Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa :
Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.

 Aspek-aspek Keamanan Komputer
Inti dari keamanan komputer adalah melindungi komputer dan jaringannya dengan tujuan mengamankan informasi yang berada di dalamnya. Keamanan komputer sendiri meliputi beberapa aspek , antara lain :
1.    Privacy, adalah sesuatu yang bersifat rahasia(provate). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator. Pencegahan yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi enksripsi, jadi hanya pemilik informasi yang dapat mengetahui informasi yang sesungguhnya.
2.    Confidentiality,  merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya. Confidentiality akan terlihat apabila diminta untuk membuktikan kejahatan seseorang, apakah pemegang informasi akan memberikan infomasinya kepada orang yang memintanya atau menjaga klientnya.
3.    Integrity, penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Terkadang data yang telah terenskripsipun tidak terjaga integritasnya karena ada kemungkinan chpertext dari enkripsi tersebut berubah. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.
4.    Autentication, ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya, apakah cocok atau tidak, jika cocok diterima dan tidak akan ditolak. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.
5.    Availability, aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhnya aspe availability. Serangan yang sering dilakukan pada aspek ini adalah denial of service (DoS), yaitu penggagalan service sewaktu adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down.

 Ancaman atau Serangan yang Sering Terjadi Pada Komputer
Memang salah satu serangan yang mungkin anda paling takuti adalah virus, namun perlu anda ketahui selain virus ada beberapa serangan/ancaman yang juga perlu anda waspadai terutama dari internet. Ancaman/serangan yang bisa terjadi terhadap komputer adalah sebagai berikut :
1.      Sniffing
Pembacaan data yang bukan tujuannya ini dikenal sebagai sniff. Program Sniffer yang digunakan adalah Network Monitor dari Distinct Corporation. Program ini merupakan versi trial yang berumur 10 hari. Di dalam komunikasi TCP/IP atau yang menggunakan model komunikasi 7 layer OSI, sebuah komputer akan mengirim data dengan alamat komputer tujuan. Pada sebuah LAN dengan topologi bus atau star dengan menggunakan hub yang tidak dapat melakukan switch (hub tersebut melakukan broadcast), setiap komputer dalam jaringan tersebut menerima data tersebut. Standarnya hanya komputer dengan alamat yang bersesuaian dengan alamat tujuanlah yang akan mengambil data tersebut. Tetapi pada saat snif, komputer dengan alamat bukan alamat tujuan tetap mengambil data tersebut. Dengan adanya sniffer ini, maka usaha untuk melakukan kriptografi dalam database (dalam hal ini login user dan password) akan sia-sia saja.
2.      Spoofing
Teknik Spoofing adalah pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari network-nya misal 192.xx.xx.x.
3.      Finger Exploit
Awal penggunaan finger exploit adalah untuk sharing informasi di antara pengguna dalam sebuah jaringan. Namun seiring berkembangnya tingkat kejahatan dalam dunia komputer, banyak terjadi salah penggunaan dari tools ini, karena melalui tools ini sistem keamanan sangat minim bahkan tidak ada sama sekali.
4.      Brute Force
Brute force adalah salah satu metode dalam penjebolan keamanan yang menggunakan password. Brute force adalah salah satu bagian dari password guessing, hanya saja bedanya adalah waktu yang dipakai dalam brute force lebih singkat dari password guessing karena metode brute force menggunakan beberapa tools cracking untuk mendapatkan password yang dicari.
5.      Password Cracking
Password cracking adalah metoda untuk melawan perlindungan password yang dienkripsi yang berada di dalam system. Dengan anggapan bahwa atacker telah masuk kedalam system, ia bisa saja mengubah kekuasaannya didalam system dengan cara meng crack password file menggunakan metode brute-force dictionary attack (mencocokan kata-kata yang berada dalam kamus dengan kata-kata yang dienkripsi dalam file password). Keberhasilan menggunakan cara ini bergantung pada kecepatan prosesor dan program yang dimiliki oleh attacker. Cara yang terbaik untuk menghindari serangan jenis ini adalah dengan memonitor kewenangan akses pada file.
6.      VIRUS
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya.
Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut :
1.      Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2.      Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3.      Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4.      Kemampuan melakukan manipulasi
5.      Kemampuan untuk menyembunyikan diri.


Malware

Malware terdiri dari 2 suku kata yaitu mailicious dan softwere. Mailicious adalah intensi untuk melukai seseorang dan software adalah perangkat lunak. Mailicious software adalah software yang ditujukan untuk merusak suatu system.
MALWARE adalah program komputer yang di ciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan software.umumnnya malware di ciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system.
contoh dari malware adalah virus,worm,wabbit,keylogger,browser hijacker,trojan,horse,spyware,bacdoor,dealer,exploit dan rootkit.

Virus
Inilah istilah yang sering dipakai untuk seluruh jenis perangkat lunak yang mengganggu computer. Bisa jadi karena inilah tipe malware pertama yang muncul. Virus bisa bersarang di banyak tipe file. Tapi boleh dibilang, target utama virus adalah file yang bisa dijalankan seperti EXE, COM dan VBS, yang menjadi bagian dari suatu perangkat lunak. Boot sector juga sering dijadikan sasaran virus untuk bersarang. Beberapa file dokumen juga bisa dijadikan sarang oleh virus.
Penyebaran ke komputer lain dilakukan dengan bantuan pengguna komputer. Saat file yang terinfeksi dijalankan di komputer lain, kemungkinan besar komputer lain itu akan terinfeksi pula. Virus mencari file lain yang bisa diserangnya dan kemudian bersarang di sana.
Bisa juga virus menyebar melalui jaringan peer-to-peer yang sudah tak asing digunakan orang untuk berbagi file.

Worm
Worm alias cacing, begitu sebutannya. Kalau virus bersarang pada suatu program atau dokumen, cacing-cacing ini tidak demikan. Cacing adalah sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri. Hebatnya lagi, cacing bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya. Melalui jaringan, cacing bisa “bertelur” di komputer-komputer yang terhubung dalam suatu kerapuhan (vulnerability) dari suatu sistem, biasanya sistem operasi. Setelah masuk ke dalam suatu komputer, worm memodifikasi beberapa pengaturan di sistem operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam proses boot suatu komputer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di sistem dan tindakan lain.

Wabbit
Istilah ini mungkin asing, tapi memang ada malware tipe ini. Seperti worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang. Tetapi berbeda dengan worm yang menyebarkan diri ke komputer lain menggunakan jaringan, wabbit menggandakan diri secara terus-menerus didalam sebuah komputer lokal dan hasil penggandaan itu akan menggerogoti sistem. Kinerja komputer akan melambat karena wabbit memakan sumber data yang lumayan banyak. Selain memperlambat kinerja komputer karena penggunaan sumber daya itu, wabbit bisa deprogram untuk memiliki efek samping yang efeknya mirip dengan malware lain. Kombinasi-kombinasi malware seperti inilah yang bisa sangat berbahaya.

Keylogger
Hati-hati kalau berinternet di warnet. Bisa saja pada komputer di warnet itu diinstall suatu perangkat lunak yang dikenal dengan istilah keylogger yang mencatat semua tekanan tombol keyboard. Catatan yang disimpan dalam suatu file yang bisa dilihat kemudian itu lengkap. Di dalamnya bisa terdapat informasi seperti aplikasi tempat penekanan tombol dilakukan dan waktu penekanan. Dengan cara ini, seseorang bisa mengetahui username, password dan berbagai informasi lain yang dimasukkan dengan cara pengetikan. Pada tingkat yang lebih canggih, keylogger mengirimkan log yang biasanya berupa file teks itu ke seseorang. Tentu saja itu dilakukan tanpa sepengetahuan si korban. Pada tingkat ini pula keylogger bisa mengaktifkan diri ketika pengguna komputer melakukan tindakan tertentu. Misalnya begini. Ketika pengguna komputer membuka situs e-banking, keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard di situs itu dengan harapan nomor PIN dapat dicatat.

Keylogger ini cukup berbahaya karena secanggih apa pun enkripsi yang diterapkan oleh suatu website, password tetap dapat diambil. Pasalnya, password itu diambil sebelum sempat dienkripsi oleh system. Jelas dong. Keylogger merekam sesaat setelah password diketikkan dan belum diproses oleh system.

Browser Hijacker
Browser hijacker mengarahkan browser yang seharusnya menampilkan situs yang sesuai dengan alamat yang dimasukkan ke situs lain. Itu contoh paling parah dari gangguan yang disebabkan oleh browser hijacker. Contoh lain yang bisa dilakukan oleh pembajak ini adalah menambahkan bookmark, mengganti home page, serta mengubah pengaturan browser. Bicara mengenai browser di sini boleh yakin 100% browser yang dibicarakan adalah internet explorer. Selain karena internet explorer adalah buatan Microsoft, raksasa penghasil perangkat lunak yang produknya sering dijadikan sasaran serangan cracker, internet explorer adalah browser yang paling banyak digunakan orang berinternet. Tak heran, internet explorer telah menyatu dengan Windows, sistem operasi milik Microsoft yang juga banyak diserbu oleh cracker.

Trojan Horse
Kuda Troya adalah malware yang seolah-olah merupakan program yang berguna, menghibur dan menyelamatkan, padahal di balik itu, ia merusak. Kuda ini bisa ditunggangi oleh malware lain seperti seperti virus, worm, spyware. Kuda Troya dapat digunakan untuk menyebarkan atau mengaktifkan mereka.

Spyware
Spyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu. Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet, seseorang sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu account. Informasi tentang pola berinternet, telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi yang kerap dicari, obrolan di ruang chat akan dimata-matai oleh si spyware.
 
Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya kerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up yang muncul akan menampilkan, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adware adalah istilah untuk spyware yang begini. Penyebaran spyware mirip dengan Trojan. Contohnya, flashget. Ketika flashget yang dipakai belum diregister, flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan diri ke internet, jalankan flashget yang belum diregister, cuekin computer beberapa saat, pasti muncul jendela internet explorer yang menampilkan iklan suatu situs.

Backdoor
Sesuai namanya, ini ibarat lewat jalan pintas melalui pintu belakang. Dengan melanggar prosedur, malware berusaha masuk ke dalam sistem untuk mengakses sumber daya serta file. Berdasarkan cara bekerja dan perilaku penyebarannya, backdoor dibagi menjadi 2 grup. Grup pertama mirip dengan Kuda Troya. Mereka secara manual dimasukkan ke dalam suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat lunak itu diinstall, mereka menyebar. Grup yang kedua mirip dengan worm. Backdoor dalam grup ini dijalankan sebagai bagian dari proses boot. Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang mengubah komputer menjadi zombie yang mengirim spam. Backdoor lain mampu mengacaukan lalu lintas jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack password dan enkripsi., dan mendistribusikan serangan distributed denial of service.

Dialer
Andaikata komputer yang digunakan, tidak ada hujan atau badai, berusaha menghubungkan diri ke internet padahal tak ada satu pun perangkat lunak yang dijalankan membutuhkan koneksi, maka layaklah bercuriga. Komputer kemungkinan telah terjangkit oleh malware yang terkenal dengan istilah dialer. Dialer menghubungkan computer ke internet guna mengirim kan informasi yang didapat oleh keylogger, spyware tahu malware lain ke si seseorang yang memang bertujuan demikian. Dia dan penyedia jasa teleponlah yang paling diuntungkan dengan dialer ini.

Exploit dan rootkit
Kedua perangkat ini bisa dibilang malware bisa pula tidak. Kenapa begitu? Penjelasannya kira-kira begini. Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan (security vulnerability) yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak diinginkan. Banyak peneliti keamanan komputer menggunakan exploit untuk mendemonstrasikan bahwa suatu sistem memiliki kerapuhan. Memang ada badan peneliti yang bekerja sama dengan produsen perangkat lunak. Peneliti itu bertugas mencari kerapuhan dari sebuah perangkat lunak dan kalau mereka menemukannya, mereka melaporkan hasil temuan ke si produsen agar si produsen dapat mengambil tindakan. Namun begitu exploit kadang menjadi bagian dari suatu malware yang bertugas menyerang kerapuhan keamanan.
 
Berbeda dengan exploit yang secara langsung menyerang system, rootkit tidak demikian. Rootkit dimasukkan ke dalam komputer oleh penyerang setelah computer berhasil diambil alih. Rootkit berguna untuk menghapus jejak penyerangan, seperti menghapus log dan menyembunyikan proses malware itu sendiri. Rootkit juga bisa mengandung backdoor agar di hari depan nanti, si penyerang bisa kembali mengambil alih system. Rootkit ini sulit di deteksi, pasalnya rootkit ditanam pada system operasi di level kernel, level inti sistem operasi. Cara terbaik yang bisa diandalkan untuk mendeteksi ada tidaknya rootkit di komputer adalah dengan mematikan komputer dan boot ulang tidak dengan harddisk melainkan dengan media lain seperti CD-ROM atau disket USB. Rootkit yang tidak berjalan tak dapat bersembunyi dan kebanyakan antivirus dapat mengidentifikasikannya.
 
Produsen perangkat keamanan biasanya telah mengintegrasikan pendeteksi rootkit di produknya. Meskipun rootkit di menyembunyikan diri selama proses pemindaian berjalan, antivirus masih bisa mengenalinya. Juga bila rootkit menarik diri dari system untuk sementara, antivirus tetap dapat menemukannya dengan menggunakan deteksi “sidik jari” alias byte unik dari rootkit. Rootkit memang cerdik. Dia bisa menganalisis proses-proses yang sedang berjalan. Andai ia mencurigai suatu proses sebagai tindak tanduk antivirus, ia bisa menyembunyikan diri. Ketika prose situ selesai, ia aktif kembali.
 
Ada beberapa program yang bisa dipakai untuk mendeteksi adanya rootkit pada system. Rootkit detector kit, chkrootkit dan Rkhunter adalah contoh yang bisa digunakan.
Perlindungan atau cara mengatasi malware terbaik yang dapat dilakukan ialah dengan berhati-hati dalam membuka lampiran atau link yang terdapat di dalam email, berhati-hati saat mengklik iklan teks ataupun banner yang tidak jelas di suatu website terutama iklan pop up, gunakanlah antivirus yang mampu dengan optimal melindungi komputer Anda.

Senin, 11 November 2013

Perbedaan BBM di Android dengan BBM di Blackberry

Menurut pihak Blackberry, mereka memastikan bahwa aplikasi BBM tidak memiliki perbedaan sama sekali, Blackberry akan menghadirkan fitur yang sama antara BBM untuk Blackberry, Android, dan iOS. Jadi bagi pengguna Android yang juga memiliki handset Blackberry, tidak akan kesulitan untuk menggunakannya. Hal ini bias diketahui dari fitur aplikasi BBM untuk android dan iOS berikut, yang memiliki kesamaan dengan fitur BBM di Blackberry. Tapi apakah perbedaan BBM pada Blackberry dengan BBM pada android maupun iOS?
1.    Pin BBM di Blackberry umumnya berawalan dengan 2 dan 3, Jika di Android atau IOS anda akan mendapatkan PIN berawalan angka 7.
2.    PING Terbatas, Jika di Blackberry anda suka PING Berkali-kali sampai ribuan PING, Lain Halnya Jika Anda PING di Android, PING sangat terbatas hanya tiga kali saja.
3.    Hilangnya Category Contact di Android or IPhone, Menjadikan Nama Kontak di BBM kamu tidak sesuai dengan keinginan. Hal ini menyulitkan kita untuk Broadcast BBM sesuai dengan Kategori yang kita inginkan.
4.    Kebiasaan Mengetik di Layar Sentuh harus mulai di biasakan jika anda menggunakan android or iphone. Cita rasa BBM di Blackberry yang khas menggunakan keyboard tentunya anda tidak mendapatkannya lagi.
5.    Jika Anda menggunakan ID Blackberry lama BBM di Blackberry anda otomatis hilang kontak semua dan beralih ke device baru. Jadi Lebih Baik buat User blackberry yang baru.
6.    Kontak di Android atau di IPhone bisa pilih menggunakan Layout dengan List atau Grid, Nilai Lebih BBM di Android dan IPhone.
7.    Tampilan Group yang lebih baik di Android dan IPhone, tampilan group yang tidak membosankan di BBM.



Rabu, 30 Oktober 2013

Kelebihan dan Kekurang BBM for Android



Aplikasi blackberry Messenger sudah ramai di bicarakan. Bahkan beberapa hari yang lalu Blackberry telah mengumumkan bahwa aplikasi ini sudah bisa di gunakan di handphone android dan iPhone. Beberapa media online ternama juga telah memberikan tips dan toturial bagaimana cara Daftar Aplikasi Blackberry Android. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan BBM pada Android/iPhone:
Kelebihan Aplikasi BBM Android / iPhone :
  • Jika kita tinjau dari sisi kelebihan aplikasi bbm for android dan iOS ini, tentunya terletak pada status aplikasi yang bersifat multiplatform, sehingga aplikasi ini bisa anda gunakan di hp samsung, Advan, Mito, LG, HTC, sony xperia, dan juga pada ponsel iOS dengan syarat OS yang sudah ditentukan.
  • Kelebihan yang kedua juga bisa kita lihat pada sisi aplikasi yang kemungkinan besar memiliki kapasitas yang lebih ringan dibandingkan dengan aplikasi bbm asli milik blackberry.
Kekurangan/ Kelemahan Aplikasi BBM Android / iPhone :
  • Point pertama mengenai kekurangan/ kelemahan aplikasi bbm for android yang pertama ialah pada Baterai android/ iphone menjadi lebih boros. Bagaimana tidak, hp android dan iphone sudah banyak memiliki aplikasi social media seperti facebook, kemudian Line, ada juga Kakaotalk, whatsapp, serta aplikasi chat lainnya. Jika ditambah dengan hadirnya aplikasi bbm untuk android/ ios tentunya akan lebih mengurangi kapasitas baterai hp android atau iPhone.
  • Pemakaian kuota internet menjadi lebih boros.
  • Seringnya terjadi gangguan jaringan. Pihak Blackberry memiliki beberapa masalah yang sampai saat ini masih belum dapat terselesaikan, dan dengan semua masalah yang belum terselesaikan itu pihak Blackberry sudah mulai memberika masalah tersebut kepada penerus fitur bbm for android. Masalah itu tidak lain adalah masalah jaringan. Mungkin saja masalah ini ditimbulkan karena memang pada intinya fitur ini memiliki pengguna terbanyak di dunia jadi dapat dipastikan dapat menimbulkan terputusnya jaringan.
  • Pending message. Masalah jaringan dan server juga menjadi momok lain BBM. Akibatnya, pengguna begitu sering merasakan pesan yang mereka kirim tertunda (pending message) lantaran server yang ngadat atau bahkan down.