Laman

Selasa, 29 Oktober 2013

Media Transmisi Wired dan Wireless




Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni : guided (terpandu) dan unguided (tidak terpandu).
-       Media transmisi yang terpandu maksudnya adalah media yang mampu mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat materialnya.
Contoh: kabel twisted-pair, kabel coaxial dan serat optik.
-       Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contohnya adalah gelombang radio, dan infra red.
Media transmisi dikelompokkan dalam 2 bagian :
·         Kabel (Wired)
-       Coaxial
-       Twisted pair
-       Fiber Optik
-       Fiber Optik
·         Tanpa Kabel(Wireless)
-       Infrared
-       Radio

I.              Kabel koaksial
Kabel koaksial memiliki konduktor tembaga tunggal pada pusatnya. Lapisan plastik menyediakan insulasi antara konduktor pusat dan jalinan metal di sekelilingnya.
Jalinan metal memblokir berbagai interferensi elektromagnetik dari luar.
Kabel jenis ini juga biasa digunakan untuk antena televisi.

Jenis-jenis kabel koaksial :
1.    Thick Coaxial
-       Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
-       Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm
2.    Thin Coaxial
-       Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
-       Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
Konektor yang digunakan untuk kabel koaksial adalah konektor BNC.

II.            Kabel UTP (Unshielded twisted pair)
Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.
Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki kode warna berbeda. Kabel UTP tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan.
Fungsi kabel UTP yaitu digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.
Dalam pemakaian sehari-hari, kabel UTP sudah sangat baik digunakan sebagai kabel jaringan komputer misalnya dalam kegunaan ruang kantor atau dalam sistem jaringan suatu perusahaan. Mengenai beberapa kelemahan dan kekurangan kabel UTP yang tidak tahan terhadap medan elektromagnetik dan kerusakan benturan benda keras, masih bisa diatasi dengan memasang pelindung luar misalnya seperti pipa plastik.

III.           Kabel STP (Shielded twisted pair)
Shielded twisted pair adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel,Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
Fungsinya adalah Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon,komputer televisi dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

IV.          Kabel STRAIGHT-THROUGH
 Straight-Through kabel merupakan jenis kabel jaringan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat komputer dengan hub ataupun switch, atau dalam arti kata menghubungan perangkat jaringan yang berbeda, seperti :
·         Switch to router
·         Switch to PC atau server
·         Hub to PC atau server

V.           Kabel CROSS-OVER
Pada Kabel cross over, bisa kita berikan pengertian bahwa kabel ini merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. dan fungsi dari Kabel cross ini digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.

Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
  1. Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  2. Menghubungkan 2 buah switch
  3. Menghubungkan 2 buah hub
  4. Menghubungkan switch dengan hub
  5. Menghubungkan komputer dengan router

VI.          Fiber Optic
Fiber Optic adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.
Berdasarkan mode transmisi yang di gunakan Fiber Optic terdiri :
1.    Step Index
2.    Grade Index
3.    Single Mode
Kabel Fiber Optic tidak membawa signal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga. Sebagai gantinya, signal yang mewakili bit tersebut di ubah ke bentuk cahaya.
Keuntungan Fiber Optic :
Kecepatan
Jaringan – jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.
Bandwidth
Fiber optic mampu membawa paket – paket dengan kapasitas Sinyal – sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan Sinyal – sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”.
Resistance
Daya tahan kuat terhadap impas elektronmagnetik yang dihasilkan
perangkat – perangkat elektronik seperti radio, motor listrik, atau bahkan kabel – kabel transmisi lain di sekelilingnya.

VII.         Infra Red
·         Infra merah merupakan salah satu jenis gelombang elektromagnetik yang berbentuk cahaya.
·         Implementasi Infra merah untuk keperluan komunikasi antara lain :
1.    Komunikasi data nirkabel jarak dekat menggunakan IrDA (Infrared Data Association)
2.    Komunikasi data yang menggunakan kabel fiber optik2. Komunikasi data yang menggunakan kabel fiber optic
3.    Free space optical communication, yakni telekomunikasi antar 2 titik menggunakan sinar laser

VIII.       Radio Wave
·         Gelombang radio merupakan bagian dari spectrum gelombang elektromagnetik .
·         Implementasi gelombang radio untuk keperluan komunikasi antara lain:
1.    Komunikasi radio,
2.    Komunikasi satelit,
3.    Bluetooth,
4.    WiFi,
·         Microwave merupakan bagian dari spektrum gelombang radio.

IX.          Bluetooth
Bluetooth adalah protokol komunikasi wireless yang dapat digunakan untuk pertukaran data dalam area yang terbatas. Wireless network yang dibentuk oleh Bluetooth masuk ke dalam kategori WPAN. Bluetooth menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data dengan membagi data menjadi beberapa bagian dan mengirimkannya dalam beberapa kanal frekuensi yang berbeda.frekuensi yang berbeda. Bluetooth digunakan pada peripheral PC, seperti mouse, keyboard, dan perangkat mobile, seperti ponsel, dan PDA.

X.           WiFi
·         WiFi adalah standar untuk WLAN yang dibuat oleh WiFi Alliance berdasarkan IEEE 802.11.
·         Tujuan WiFi adalah memungkinkan komunikasi yang terjalin dengan baik pada berbagai perangkat wireless dari beragam pabrik pembuatnya.
·         Jadi, buatan manapun perangkat wireless tersebut dapat saling berkomunikasi dengan baik selama mengikuti tata saling berkomunikasi dengan baik selama mengikuti tata cara yang telah distandarkan oleh WiFi.
·         WiFi diimplementasikan pada PC, Laptop, UMPC, PDA, dan berbagai perangkat mobile lainnya.






Rabu, 23 Oktober 2013

Model OSI



Ada dua model yang dapat digunakan untuk menjelaskan mekanisme komunikasi data pada Jaringan Komputer, yaitu model TCP/IP dan model OSI.
Sebuah badan multinasional yang didirikan tahun 1947 yang bernama International Standards Organization (ISO) sebagai badan yang melahirkan standar-standar standar
internasional. ISO ini mengeluarkan juga standar jaringan komunikasi yang mencakup segala aspek yaitu model OSI (Open System Interconnection). (Open System Interconnection).
Tujuan OSI ini adalah untuk membuat standar aturan komunikasi sehingga dapat terjalin interkomunikasi dari sistem yang berbeda tanpa memerlukan perubahan yang signifikan pada hardware dan software.

Lapisan OSI
Tujuh lapisan dibagi menjadi 3 subkelompok
(subgroups).
-       Lapisan 1, 2 dan 3 adalah network support layer (lapisan-lapisan pendukung jaringan).
-       Lapisan 5, 6 dan 7 merupakan user support layer (lapisan-lapisan pendukung pengguna).
-       Lapisan 4 adalah transport layer, yang menghubungkan user support layer dan network support layer.

“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang tatacara komunikasinya sesuai dengan standar. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang). (dapat dibongkar pasang).  “Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di layer tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari layer lainnya.

7 Lapisan OSI :
-       Application Layer
-       Presentation Layer
-       Session Layer
-       Transport Layer
-       Network Layer
-       Data Link Layer
-       Physical Layer

Application Layer
·         Layer yang berhubungan lansung dengan pengguna.
·          Menyediakan fasilitas layanan jaringan kepada aplikasi pengguna.
·          Protokol
-       HTTP (Hypertext Transfer Protokol)
-       FTP (File Transfer Protocol
-       SMTP (Simple Mail Transport Protocol)
-       POP3 (Post Office Protocol ver. 3)
-       IMAP4 (Internet Message Protocol ver. 4)
·         Aplikasi pengguna
-       Web server/client
-        FTP server/client
-       Mail server/client

Presentation Layer
·         Mengatur format data.
·         Mengatur representasi dari data.
·          Menentukan teknik pengamanan data.
Contoh : Konversi format text ASCII untuk dokumen, GIF dan JPG untuk gambar. Enkripsi data.

Session Layer
·         Bertanggung jawab untuk mengendalikan dialog antar node. Suatu dialog adalah  percakapan formal dimana dua node sepakat untuk bertukar data.
·         Session mempunyai tiga fase :
1.)   Pembentukan hubungan, menyepakati aturan-aturan komunikasi.
2.)  Pemindahan data, proses pertukaran data
3.)  Pemutusan hubungan, ketika node-node tidak lagi perlu berkomunikasi (pertukaran data telah selesai).

Transport Layer
·         Lapisan ini memberikan pelayanan secara transparan  dalam hal error recovery dan flow control .
-       Error recovery, yaitu pemulihan setelah terjadi kesalahan dalam pengiriman data, misalnya dengan mengirimkan lagi data yang tidak terkirim.
-       Flow control, yaitu pengendalian arus data.data.
·         Lapisan transport menjamin bahwa data yang diberikannya pada lapisan session diatasnya dalam keadaan utuh, urut dan tanpa duplikasi serta bebas dari kesalahan.
·         Data pada layer ini disebut segmen.

Network Layer
Bertanggung jawab untuk:
·         Menentukan alamat jaringan.
·         Menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan.
·         Menjaga antrian trafik di jaringan.
·         Data pada layer ini disebut paket. Meneruskan paket ke jaringan yang benar disebut dengan Routing, dan Meneruskan paket ke jaringan yang peralatan yang melaksanakannya disebut router.

Data Link Layer
Lapisan ini berfungsi untuk mentranformasi paket data dari layer di atasnya menjadi sinyal data (dan sebaliknya) yang nantinya akan diteruskan ke media jaringan. Data pada layer ini disebut frame. Pada saat data akan ditransmisikan, maka  data akan dibagi menjadi frame-frame kecil, alasannya :
1.)  Jaringan tertentu hanya dapat menerima  frame dengan panjang tertentu.
2.)   Jenis flow control tertentu akan efisien jika frame ukurannya kecil.
3.)   Agar pengiriman tidak didominasi oleh user tertentu

Physical Layer
Mendefinisikan karakteristik dari media yang digunakan, meliputi:
1.    Jenis media (coaxial, UTP, fiber optik, wireless)
2.    Jenis sinyal (analog/digital).
3.     Konektor (RG 58, RJ 45).
4.     Metode encode/decode sinyal data.
Data pada lapisan ini berbentuk sinyal data.

Kamis, 03 Oktober 2013

Telekomunikasi

Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan ‘telekomunikasi’ bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga macam :
·         Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komuniaksi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Conto : Pager, televise, radio.
·         Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon, VOIP.
·         Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex) pengirim dan penerima informasi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh : Handy Talkie, fax, chat room.
Untuk bisa melakukan telekomunikasi, ada beberapa komponen untuk mendukungnya yaitu :
·         Informasi : merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan.
·         Pengirim : mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim.
·         Media Transmisi : alat yang berfungsi mengirimkan sinyal dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi (dimodulasi) dengan gelombang radio, kemudian diubah menjadi gelombang elektromagnetik dan dipancarkan dengan alat bernama Antena, agar dapat terkirim jauh.
·         Penerima : menerima sinyal elektromagnetik kemudian diubah menjadi sinyal listrik, sinyal diubah kedalam informasi asli sesuai dari pengirim, selanjutnya diproses hingga bias dipahami oleh manusia sesuai dengan yang dikirimkan.
Perkembangan sistem telekomunikasi :
Sejak ditemukan telephone oleh Graham bell, telekomunikasi telah berkembang pesat, bahkan bisa jadi tercepat di antara sistem lain. Terutama setelah ditemukan transistor, Intergrated Circuit (IC), sistem prosesor, dan sistem penyimpanan.
Jaringan telekomunikasi terdiri atas dari tiga bagian utama, yaitu :
1. Perangkat transmisi
Perangkat transmisi bertugas menyampaikan informasi dari satu tempaat ketempat yang lain (baik dekat, maupun jauh). Media transmisinya dapat berupa kabel, serat optik maupun udara, tergantung jarak dari tempat-tempat yang dihubungkan serta tergantung pada beberapa banyak tempat yang saling dihubungkan.
2. Perangkat penyambungan (switching)
Perangkat penyambungan bertugas agar pemakai dapat menghubungi pemakai lain sesuai seperti yang diinginkannya. Perangkat penyambungan disebut masih menggunakan sistem manual bila diperlukan seorang operator yang bertugas menyambungkan pemakai dengan pemakai lain yang diingininya.
3. Terminal
Terminal adalah peralatan yang bertugas merubah sinyal informasi asli (suara manusia atau lainnya) menjadi sinyal elektrik atau elektromagetik atau cahaya.


Pengertian Telematika

Kata Telematika berasal dari bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya system jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika menunjuk pada cyberspace sebagai suatu system elektronik yang lahir dari perkembangan dan konfergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah teknologi informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.
            Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari Telecomunication dan informatics sebagai wujud dari perpaduan konsep computing and communication. Istilah telematics juga dikenal sebagai (the new  hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau popular dengan istilah konvergensi.
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
·         Integrasi antara system telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika ICT (Information and Comunication Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
·         Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/ Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari computer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
·         Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Dampak positif (keuntungan) dari perkembangan telematika antara lain :
·         Kemudahan dalam memperoleh informasi secara cepat. Informasi yang diperoleh dapat bersifat real time artinya pada saat itu juga. Selain itu informasi yang diinginkan dapat diperoleh secara langsung pada sumbernya sehingga mengurangi adanya distorsi informasi.
·         Transparansi dalam informasi. Informasi dapat diketahui siapa saja karena adanya keterbukaan.
·         Kemudahan dalam memperoleh data. Dengan adanya perkembangan telematika data dan informasi dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
·         Penghematan waktu. Orang tidak perlu lagi mengorbankan waktu untuk mengantri lama dalam melakukan transaksi keuangan tetapi cukup dengan melakukan transaksi melalui internet atau telepon genggam.
Dampak negatif (kerugian) dari perkembangan telematika antara lain :
·         Adanya cyber crime yaitu mengkloning data
·         Menyadap data
·         Mengubah data tanpa seizin pemilik data.
·         Kekurangannya bagi anak. Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Nina mengungkapkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah Surfing  di internet.